Bijak Sampaikan Aspirasi, Bijak Buang Sampah
Dalam seminggu belakangan telah terjadi aksi protes atau demonstrasi dari mahasiswa, driver ojek online hingga masyarakat dari berbagai elemen lain guna menanggapi berbagai kebijakan yang dinilai merugikan rakyat. Hal tersebut mulai dari kebijakan soal pajak, kebijakan mengenai gaji dan tunjangan DPR hingga masalah lain seperti tidak kunjung disahkannya UU Perampasan Aset. Bentrokan antara masyarakat dan pihak kepolisian pun juga tidak dihindarkan akibat adanya provokasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab serta kejadian mengenai meninggalnya salah satu driver ojek online akibat dilindas dengan kendaraan milik polisi.
Berbagai rentetan kejadian memicu terjadinya demonstrasi yang bukan hanya di Jakarta saja, melainkan juga di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia. Jika berbicara soal adanya demonstrasi maka tidak lepas dari atribut-atribut seperti spanduk, banner, poster, kemasan air mineral dan berbagai benda lain yang menjadi sampah setelah kegiatan demonstrasi selesai. Sayangnya, penyampaian aspirasi yang dilakukan kerap tidak mementingkan penanganan sampah setelah aksi, sehingga berserakan dan merusak kebersihah lokasi demonstrasi.
Melihat kondisi demikian maka alangkah lebih baik saat menyampaikan aspirasi, kita juga turut bijak memikirkan sampah yang ditimbulkan. Misalnya dengan dibawa pulang atau dikumpulkan di titik-titik tertentu dengan dilakukan mandiri oleh peserta aksi. Sehingga peserta aksi dapat mempersiapkan trash bag atau kantong kresek agar pengangkutan sampah lebih mudah.
Saat ini, biasanya setelah dilakukan demonstrasi pihak dari Dinas Lingkungan Hidup atau dinas terkait yang melakukan pembersihan. Misalnya demonstrasi di Jakarta, ada pasukan oranye yang melakukan pembersihan setelah masa aksi meninggalkan tempat. Begitupun di tempat lainnya. Melihat situasi saat ini alangkah lebih baik jika peserta aksi juga turut bijak mengenai sampah yang dihasilkan dan tidak membuang sampah sembarangan sehingga mempermudah kerja dari petugas kebersihan. Dengan demikian penyampaian aspirasi tetap terlaksana, linkungan pun juga tetap terjaga. Jangan sampai sampah menjadi masalah baru karena menjadi polutan di lingkungan. BERsama Kelola sampAH #Berkah #KelolaPlastik
- No Comments
- September 17, 2025
